Jumat, 23 November 2012

contoh karya tulis organisasi

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang dapat dikatakan sempurna. Tapi dalam berbagai konteks kesempurnaan tersebut tidak akan tercapai  jika manusia tersebut hidup sendiri. Untuk itu manusia sekain disebut sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lain (hewan dan tumbuhan) manusia juga disebut sebagai makhluk sosial. Karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan satu sama lain.
      Untuk itu dalam suatu kehidupan bermasyarakat ini ada yang disebut dengan organisasi. Organisasi merupakan entitas – entitas yang memungkinkan manusia atau masyarakat untuk mencapai hasil tertentu, yang tidak mungkin dilaksanakan oleh individu – individu yang bertindak secara sendiri.
      Sangat  begitu erat hubungannya antara masyarakat dengan pengembangan jiwa organisasi. Karena organisasi sebagai alat dalam arti abstrak untuk merealisir, apa yang menjadi keputusan strategik  yang ditetapkan, maka mau tidak mau  harus mengikuti atas perubahan lingkungan yang digerakkan oleh kekuatan kepemimpinan untuk hidup dan bertahan. Oleh karena itu organisasi sebagai alat dimanisfestasikan yerutama dalam hubungan dua faktor yang disebut dengan fleksibilitas disatu sisi dan disisi lain adalah dapat tidaknya dikontrol.
      Hal itu laksana perbedaan antara seorang bayi dan orang yang lebih tua. Bayi itu sangat fleksibel dan dapat dimasukkan jari kaki kedalam mulutnya, namun gerakkan dan perilakunya agak sulit dikontrol. Dengan meningkatnya usia kita akhirnya seseorang yang lebih tua juga akan sifatnya yang dapat dikontrol.
      Jika dilihat dari pengertian dan urain dari organisasi tersebut sangatlah kuat hubungan antara manusia / masyarakat sebagai makhluk sosial dengan suatu organisasi. Maka itu organisasi merupakan hal yang penting dan dan sangat diperlukan dalam kehidupan ini, baik dalam kehidupan bermsyarakat maupun bernegara. Sebuah organisasi pun sangat dibutuhkan diberbagai bidang, contohnya dalam sebuah perusahaan perlu disusun sebuah organisasi yang baik dan benar untuk kelangsungan perusahaan tersebut.
      Sebenarnya jiwa organisasi harus terus – menerus dikembangkan, baik dalam kehidupan formal maupun nonformal. Dan tanpa kita sadari sebuah jiwa organisasi telah kita pelajari sejak duduk dibangku sekolah dasar, karena untuk mengelola kelas dengan baik dibutuhkan sebuah organisasi yang baik pula. Jadi sudah begitu jelas sebuah organisasi sangatlah penting untuk dipelajari dan dikembangkan, antara lain untuk kelangsungan hidup kita sendiri.
      Untuk itu dalam makalah ini akan dijelaskan tentang pengertian organisasi, ciri-ciri organisasi, macam- macam organisasi, teori tentang organisasi, dan pengetahuan lainnya tentang organisasi. Supaya pembaca mengetahui lebih jauh tentang organisasi.

1.2  Rumusan Masalah
Dari latar belakang masalah, penyusun ingin memahami lebih jauh mengenai judul yang telah diambil melalui rumusan – rumusan berikut :
1)      Kenapa organisasi disebut sebagai suatu hal yang penting da perlu dipelajarindalam kehidupan ?
2)      Bangaimana hubungan antara organisasi dengan kehidupan masyarakat ?
3)      Apa pengaruh organisasi terhadap kehidupan ?

1.3  Tujuan Penulisan
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah :
1)      Untuk mengetahui seberapa penting organisasi dalam kehidupan.
2)      Untuk mengetahui hubungan antara organisasi dan masyarakat.
3)      Untuk mengetahui pengaruh organisasi terhadap kehidupan.














BAB II
LANDASAN TEORITIS
2.1 Pengertian Organisasi
                        Sebelum membahas lebih jauh tentang oragnisasi sebaiknya kita mengetahui apa iyu organisasi. Organisasi adalah sekelompok orang yang memiliki satu tujuan yang sama, saling menggerakkan dan memiliki sarana untuk mencapai tujuan tersebut dengan adanya suatu koordinasi, dari sejumlah sub sistem yang saling berhubungan dan saling tergantung, bekerja sama atas dasar pembagian kerja, peran, wewenang, tanggung jawab serta memiliki tujuan yang ingin  dicapai.
                        Terdapat teori dan perspektif mengenai organisasi. Ada yang cocok satu sama lain, dan da juga yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang – orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan,sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin metode, lingkungan), sarana – prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Para ahli juga berpendapat tantang pengertian organisasi, antara lain, James A.F Stoner (1996 : 6) , Organisasi adalah suatu pola hubungan yang saling terjalin secara simultan yang menjadi jalan bagi orang, dengan pengarahan dari manajer untuk mencapai sasaran bersama. Organisasi adalah suatu unit sosial yang dikoordinasikan secara sengaja, terdiri dari dua orang tau lebih yang berfungsi pada suatu basis yang relatif bersinambung untuk mancapai tujuan atau serangkaian tujuan[1].

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi kelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti : pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota – anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang – orang yang ada didalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti kenaggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapati perubahan yang konstan didalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang – orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Pengertian organisasi diatasterkandung beberapa maksud didalamnya, yaitu :
a)      Organisasi merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat – tepatnya,
b)      Organisasi penting bagi kegiatan manajemen,
c)      Organisasi dapat memanfaatkan sumber – sumber dan waktu yang tersedia,
d)     Organisasi berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai :
1)      Wadah, yaitu sekelompok manusia untuk saling bekeja sama.
2)      Proses, yaitu pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien.

2.2 Ciri – cciri Organisasi
            Ada beberapa ciri – ciri dari organisasi, antara lain :
·         Terdapat komponen (atasan dan bawahan)
·         Ada kerja sama
·         Ada tujuan
·         Ada sasaran
·         Ada keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
·         Ada pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas – tugas
Karena itu organisasi dapat dikatakan sebagai sekumpulan orang – orang yang disusun dalam kelompok – kelompok, yang bekerjasam untuk mencapai tujuan bersama.

2.3 Teori Organisasi
          Teori organisasi klasik (teori tradisional) berisi konsep – konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas – tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
a)      Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of capitalism”. Kata birokrasi mula – mula berasal dari kata legal – rasional. Organisasi itu legal, karena wewnangya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
b)      Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney Dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol pada tahun 1841 – 1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi, yaitu :
1)      Pembagian kerja
2)      Wewenang dan tanggung jawab
3)      Disiplin
4)      Kesatuan perintah
5)      Kesatuan pengarahan
6)      Mendahulukan kepentingan umum daripada pribadi
7)      Balas jasa
8)      Sentralisasi
9)      Rantai skalar
10)  Aturan
11)  Keadilan
12)  Kelanggengan personalia
13)  Inisiatif
14)  Semangat korps
2.4 Macam – macam Organisasi
1)      Organisasi Niaga
Organisasi niaga merupakan organisasi yang tujuan utamanya untuk mendapatkan dan mencari keuntungan sebanyak – banyaknya. Organisasi niaga dapat dapat dibagi kedalam beberapa bentuk, diantaranya sebagai berikut :
Ø  Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada didalamnya. Didalam PT, pemilik modal harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain diluar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu.
Ø  Perseroan Komanditer (CV)
Perseroan komanditer adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterllibatan yang berbeda – beda diantara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika bisnis krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan CV disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.
Ø  Firma (FA)
Firma adalah suatu bentuk perusahaan bisnis yang terdiri dari dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.

Ø  Koperasi
Koperasi merupakan singkatan dari ko/co dan operasi/ operation. Koperasi adalah suatu kumpulan orang – orang untuk bekerja sama demi kesejahtraan bersama. Berdasarkan undang – undang nomor 12 tahun 1967, koperasi indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang – orang, badan – badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas – asas kekeluargaan.
2)      Organisasi sosial
Organisasi sosial merupakan organisasi yang terbentuk atas dasar kepentingan yang timbul didalam masyarakat luas. Hal ini dapat terjadi akibat sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi dengan car bersama – sama diabnagun atas landasan visi yang jelas. Organisasi sosial dapat terbentuk oleh beberapa jalur diantaranya adalah jalur keagamaan, jalur profesi, jalur kepemudaan, jalur kemahasiswaan, serta jalur kepartaian dan kekaryaan.
3)      Organisasi Regional dan Internasional
Organisasi regional dan internasional merupakan organisasi yang dilihat dari aspek wilayah organisasi tersebut terbentuk oleh anggota – anggotanya. Organisasi regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Misalkan sebagai contohnya adalah ASEAN. Sedangkan organisasi internasional adalah organisasi yang anggotany –anggotanya meliputi negara di dunia. Misalkan Persatuan Bangsa – Bangsa (PBB).

2.5 Tipe / Bentuk Organisasi
·         Bentuk Organisasi Staff
Bentuk organisasi staff merupakan bentuk organisasi dimana anggotanya yang memiliki hak untuk memberikan bahan – bahan pertimbangan atas nasehat kepada pemimpinnya. Anggota staff tidak memiliki bawahan pada jalur lini.
·         Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk organisasi fungsional adalah bentuk organisasi dimana kekuasaan dilimpahkan melalui para ahlli dalam suatu fungsi, sepanjang fungsi tersebut merupakan bidang keahlian tenaga ahli tersebut.
·         Bentuk Organisasi Lini
Bentuk organisasi lini merupakan bentuk organisasi yang organisasi kekuasaan mengalir dari puncak pimpinan organisasi dilangsungkan lurus dengan para pejabat yang memimpin kesatuan – kesatuan dalam organisasi tersebut.

2.6 Struktur / Skema Organisasi
            Struktur organisasi adalah suatu kerangka kerja yang dipikirkan oleh atasan untuk membagi – bagi dan mengkoordinasikan aktivitas anggota suatu organidsasi. Karena strategi dan lingkungan sekitr berbeda dari suatu organisasi ke organisasi lain. Struktur sebuah organisasi terbentuk berdasarkan komponen – komponen yang terdapat didalamnya. Sebagai contoh sebuah organisasi yang terdapat di dalam sekolah misalkan. Struktur organisasi di dalam sekolah tersebut akan terbentuk dari atas sebagai pemimpin tertingi yaitu Kepala Sekolah hinga sampai staff – staff yang ada dipaling bawah pada setiap departmen yang membentuk sebuah visi dari organisasi sekolah tadi. Sehingga demikian struktur / skema organisasi akan memiliki bagan yang berbeda – beda sesuai komponen yang membentuk organisasi tersebut dan sangat dipengaruhi oleh visi dan membentuk organisasi tersebut.


2.7 Keefektifan Organisasi
            Tidak ada satu definisipun yang dapat merumuskan untuk mengungkapkan yang dimaksud dengan keefektifan organisasi. Oleh karena itu dalam teori organisasi memberikan jawaban lain terhadap pertanyaan “apa yang membuat organisasi efektif ?” jawabannya adalah struktur organisasi yang tepat dimana didalamnya termasuk bahwa cara kita menempatkan orang serta pekerjaanya dan menetapkan peran serta hubungan mereka.
            Bertolak dari pikiran diatas, maka keefektifan organisasi akan didukung oleh kekuatan kebiasaan pikiran yang terkait dengan 1) organisasi digerakkan oleh manusia dalam melaksanakan pekerjaan sejalan dengan sasaran dan rencana ; 2) Bentuk mengikuti fungsi ; 3) Keputusan dibuat dekat sumber informasi ; 4) Sistem penghargaan ; 5) Komunikasi vertikal dan horizontal ; 6) Menghindari konflik individu dan atau kelompok ; 7) Membangun organisasi sistem terbuka ; 8) Organisasi berinteraksi dengan lingkungan ; 9) Ada nilai kebersamaan yang didukung strategi manajemen ; 10) kekuatan dalam umpan balik untuk individu dan kelompok sehingga mampu mendorong belajar.

2.8 Pendekatan dalam Organisasi
            Keyakinan bahwa keefektifan organisasi tidak dapat dirumuskan karena ada perbedaan pandangan. Oleh karena itu, makan pemahamannya melalui suatu pendekatan yang sering diungkapkan dengan apa yang disebut :
1)      Pendekatan pencapaian tujuan,menyatakan tujuan bahwa keefektifan sebuah organisasi harus dinilai dengan pencapaian tujuan ketimbang caranya.
2)      Pendekatan sistim, bahwa organisasi terdiri dari sub bagian yang saling berhubungan. Oleh karena itu dinilai berdasarkan kemampuannya untuk dan mempertahankan stabilitas dan keseimbangan.
3)      Pendekatan stakeholders, dikatakan efektif apabila dapat memenuhi bagi pemilik adalah laba atau investasi, pertumbuhan penghasilan, pegawai adalah kompensasi, tunjangan tambahan, kepuasan dalam kondisi kerja. Pelanggan adalah kepuasan terhadap harga, kualitas, pelayanan. Kreditur adalah kemampuan untuk membayar hutang.
4)      Pendekatan nilai – nilai bersaing, bertitik tolak denagn asumsi terdapat apa yang disebut dengan fleksibilitas (mampu menyesuaikan diri dengan perubahan) ; perolehan sumber (mampu meningkatkan dukungan dari luar dan memperluas jumlah tenaga kerja) ; perencanaan (tujuan jelas dan dipahami dengan benar) ; produktifitas (volume keluaran tinggi, rasio keluaran terhadap masukan tinggi) ; ketersediaan informasi (saluran komunikasi membantu pemberian informasi kepada orang mengenai hal – hal yang mempengaruhi pekerjaan mereka) ; stabilitas (perasaan tentram, kontinuitas, kegiatan berfungdi secara lancar) ; tempat kerja yang kondusif (pegawai mempercayai, menghormati serta bekerja sama dengan yang lain) ; tenaga kerja terampil ( pegawai memperoleh pelatihan, mempunyai keterampilan dan berkapasitas untuk melaksanakan pekerjaanya dengan baik).
2.9 Manfaat Organisasi
Organisasi merupakan sebuah wadah yang sangat penting dan bermanfaat bagikehidupan kita. Berikut ini beberapa manfaat organisasi menurut pendapat saya :
1)      Melatih jiwa kepemimpinan
Dalam berorganisasi, kita dituntut untuk memimpin diri sendiri bahkan memimpin orang lain. Organisasi merupakan sebuah wadah yang terdiri dari banyak orang yang mempunyai sifat dan karakter berbeda – beda. Tentunya hal tersebut masalh besar jika kita tidak mempunyai jiwa kepemimpinn yang adil untuk memimpin organisasi tersebut.
2)      Memperbanyak teman
Organisasi terdiri dari sekumpulan orang yang saling berinteraksi satu sama lain. Interaksi yang baik antara pelaku organisasi berdampak positif dalam suatu organisasi, semakim banyak pula teman yang kita dapat.
3)      Menambah pengalaman
Saat berorganisasi, banyak sekali hal yang kita lakukan. Baik itu kegoatan sosial maupun kegiatan lain yang tentunya membawa pengaruh baik untuk kita. Pengalaman – pengalaman tersebut tentunya menjadi salah satu hal terpenting mengapa kita perlu berorganisasi. Semakin banyak pengalaman yan kita miliki, semakin besar pula peluang suksesnya hidup kita dikemudian hari.
4)      Mendapatkan uang / materi
Di indonesia, ada beberapa tipe organisasi, yaitu organisasi yang bersifat sosial dan organisasi yang bersifat mengambil keuntungan atau materi (uang, barang dan sebagainya). Ini adalah sisi positif tentang otganisasi dalam diri kita sambil mendapatkan balasan uang atau materi.
5)      Organisasi sebagai penuntun pencapaian tujuan
Pencapaian tujuan akan lebih efektif dengan adanya organisasi.
6)      Organisasi dapat mengubah kehidupan masyarakat
Contoh dari manfaat ini ialah, jika organisasi bergerak dibidang kesehatan dapat membentuk masyakat menjadi dan memiliki pola hidup sehat. Organisasi kepramukaan, akan menciptakan generasi mudah yang tangguh dan satria.
7)      Organisasi menawarkan karier
Karier berhubungan dengan pengtahuan dan keterampilan. Jika kita menginginkan karier untuk kemajuan hidup, berorganisasi dapat menjadi solusi.
8)      Organisasi sebagai cagar ilmu pengetahuan
Organisasi selalu berkembang seiring dengan munculnya fenomena – fenimena organisasi tertentu. Peran penelitian dan pengembangan sangat dibutuhkan sebaai dokumentasi yang nanti akan mengukir sejarah ilmu pengetahuan.

9)      Menambah keterampilan dan mengasah keterampilan
Menambah keterampilan berarti jika kita memiliki keterampilan lain (misalnya membbuat kue lapis), kemudian dengan mengikuti organisasi itu, bisa membuat ayam bakar dengan belajar dari orang yang mahir dalam membuat ayam bakar dalam suatu organisasi tersebut. Mengasah keterampilan berarti jika memiliki keterampilan membuta kue lapis tap belum begitu sempurna, kemudian dengan  mengikuti organisasi itu bisa menyempurnakan kue lapis yag awalnya belum sempurna.
10)  Mendapatkan bekal untuk menikah
Menikah tidak hanya pandai memiliki uang banyak atau harta. Tapi juga perlu adanya kebijaksanaan dalam mengambil keputusan yang sulit ketika ada masalah dalam keluarga. Jka tidak adil dan bijaksana, kemungkinan besar ada ppihak anggota yang merasa tidak adil dan merasa iri tentang suatu keputusan dari masalah itu. Untuk itu, perlu adanya penyelesaian yang baik. Dengan mengikuti organisasi, beberapa hal bisa didapatkan, misalnya ketika menyelesaikan masalah yang sangat mendesak dan harus segera diputuskan, karena dahulu pernah mengalami peristiwa yang hampir sama, maka dengan mudah msalah itu bisa diselesaikan.

Dengan demikian beberapa keuntungan dan manfaat mengikuti organisasi. Semoga bisa membuat teman – teman atau pembaca tetap bersemangat untuk tetap mengikuti organisasi dan mengebangkan organisasi untuk bisa bermanfaat kepada orang lain.



















BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Peran Penting Organisasi dalam Kehidupan
          Dalam berorganisasi kita akan terasah dan terlatih dalam suatu kebersamaan dengan orang lain, baik suka maupun duka. Disuatu organisasi itulah tercampur secar ilmiah berbagai perilaku dan sifat masing – masing anggota. Ada yang egois, namun ada juga yang sosial. Ada yang pendiam, tapi ada pula yang cerewetnya minta ampun. Dan dalam kebersamaan diorganisasi itulah, akan terbentuk secara alami manusia yang sempurna dalam arti psikolpgis. Yakni, manusia yang mampu kapan saatnya menempatkan posisi dirinyya sebagai individu dan kapan pula dia harus lebih mementingkan kepentingan organisasi demi kepentingan bersama pula.
          Secara tidak sadar, banyak orang yang mengesampingkan organisasi. Padahal dengan mengikuti organisasi, banyak hal yang bisa didapatkan dari organisasi. Meskipun pada saat mengikuti organisasi orang tersebut sering bersusah payah dan terkuras waktunya untuk organisasi.
          Orang yang suka berorganisasi biasanya jarang memanfaatkan waktunya untuk bersantai dan melakukan hal yang tidak berguna. Karena daripada dia hanya berdiam diri dan melakukan hal yang kurang berguna, dia memilih untuk berbuat sesuatu yang bisa berguna bagi orang lain. Entah itu dengan mencari informasi tentang apapun yang bisa digunakan untuk mengembangkan organisasinya.
          Banyak juga yang beranggapan bahwa organisasi itu membuat orang capek, membuang waktu saja, melakukan hal yang sia – sia, dan tidak bermanfaat. Persepsi itu adalah persepsi yang tidak benar. Karena dengan mengikuti organisasi berarti sama juga dengan belajar.
          Jadi, jika belum pernah mengikuti organisasi sama sekali, lebih baik segera mengikuti organisasi dengan tujuan pertama adalah belajar. Meski bebrapa orang memilliki keinginan yang berbeda dalam masuk organisasi. Entah itu karena ingin memperoleh jabatan, untuk mencari pacar atau calon pendamping hidup atau hanya untuk iseng – iseng semata.
Ø  Peran penting organisasi terhadap mahasiswa
Mahasiswa atau mahasiswi merupakan sebutan seseorang ketika dia menginjak bangku kuliah. Mahasiswa tidak lepas dari kampus, kost, kuliah dan organisasi.
-          Kuliah adalah tempat mahasiswa menuntut ilmu sesuai dengan jurusannya.
-          Kost adalah tempat hidup sementara bagi mahasiswa yang kuliah di luar daerah.
-          Kuliah adalah kegiatan belajar bersama dosen di kampus.
-          Organisasi adalah perkumpulan dari beberapa mahasiswa yang memiliki visi dan misi tertentu.
Apa jadinya apabila seorang mahasiswa mengikuti organsasi, pakah nilai – nilai kuliahnya terabaikan ? atau malah menjadi motivasi untuk meningkatkan nilai – nilai kuliahnya ? semua itu sebenarnya tergantung darmahasiswa yang menjalaninya sendiri. Berikut adalah beberapa peran penting organisasi untuk kita sebagai mahasiswa, yaitu :
1)      Banyak teman yang bisa membantu kita baik dalam kehidupan pribadi maupun tentang masalah di kampus.
2)      Belajar menjadi seorang pemimpin. Dalam organisasi baik dalam posisi apapun kita bisa mengambil pelajaran tentang kepemimpinan yang dapat digunakan dalam bekerja (soft skill).
3)      Banyak acara yang bisa diikuti. BEM / UKM / HM / lainya pasti akan mengadakan banyak acara yang berkaitan dengan kampus, berupa seminar, pelatihan, lomba dan yang lainnya. Kita bisa mengikuti acara tersebut dengan gratis walaupun panitia. Dan pasti akan banyak undangan dari organisasi lain atau bahkan Universitas lain untuk mengahadiri acara tertentu.
4)      Sering makan – makan dan kumpul bersama teman – teman. Yang satu ini tidak perlu ditanyakan lagi setiap ada acra pasti akan ada pembubaran panitia.
5)      Bisa nongkrong di sekret atau lembaga kektika pangegantian waktu kuliah.

3.2  Unsur – unsur Organisasi
Organisasi memiliki unsur – unsur, diantaranya :
-          Proses kegiatan organisasi yang dilakukan oleh semua orang untuk mencapai tujuan (administrasi). Didalam administrsi inilah adanya proses khusus yang disebut dengan manajemen.
-          Personil atau anggota yang menggabungkan diri kedalam ikatan formal.
-          Visi, yaitu pandangan atau citra para anggota mengenai keadaan organisasinya dimasa depan dan tujuan, yaitu apa yang mau dicapainya yang sesuai dengan visinya tadi
-          Misi, atau tugas besar yang harus diemban oleh organisasi dan tugas atau fungsi yang dibagikankepada anggota untuk dilaksanakan.
-          Wewenang, yang merupakan legitimasi hak bertindak tiap orang dalam melaksanaan tugas.
-          Struktur, yang menunjukan kedudukan tiap orang didalam kelompoknya.
-          Hubungan, yang menjadi dasar antara anggota.
-          Formalitas, aturan tertulis yang mengatur semua unsur agar menjadi resmi, sehingga organisasi menjadi formal.
-          Sumber eneergi, yang mendukkung gerak kelompok atau organisasi, sehingga organisasi selalu dinamis. Tak ada organnisasi yang statis, kecuali bagan strukturnya yang ditempel di dinding kantor.
Unsur – unsur tersebut saling mempengaruhi untuk memenuhi tujuan secara efisien.

3.3  hubungan antara organisasi dan masyarakat
Terdapat 2 teori motivasi mengenai perilaku masyarakat, yaitu teori x dan teori y. Teori X mengatakan bahwa manusia tidak menyukai kerja, malas, tidak menyukai tanggung jawab, dan harus dipaksa agar berprestasi. Teori Y mengatakan bahwan manusia menyukai kerja, kreatif, berusaha bertanggung jawab, dan dapat menjalankan pengarahan diri. (Douglas Mc Gregor, 2003 : 210)
Dari 2 teori diatas dapat disimpulkan bahwa untuk mengarahkan suatu individu tidaklah dapat bertindak sendiri, melainkan dibutuhkan sebuah organisasi yang baik supaya individu tersebut dapat termotivasi.
Dari uraian tersebut dapat diambil pendapat bahwa untuk mengubah suatu individu tidak hanya dari dalam diri pribadinya, melainkan bisa dimulai dari sebuah paksaan atau motivasi. Jadi dalam hubungan antara organisasi dan masyarakat ada yang disebut dengan motivasi. Motivasi adalah karakteristik psikologi manusia yang memberi kontribusi pada tingkat komitmen seseorang. Motivasi bisa muncul jika seseorang berkumpul dengan orang – orang yang menurutnya sukses atau dalam organisasi bisa disebut dengan atasannya.



















BAB IV
PENUTUP
4.1 Simpulan
Organisasi adalah sekelompok orang yag memiliki satu tujuan yang sama, saling menggerakkan dan memiliki sarana untuk mencapai tujuan tersebut dengan adanya suatu koordinasi, dari sejumlah sub sistem yang saling berhubungan dan saling tergantung, bekerja sama atas dasar pembagian kerja, peran ,wewenang, tanggung jawab serta memiliki tujuan yang ingin dicapai. Berdasarkan uraian – uraian diatas dapat disimpulkan bahwa organisasi sangat diperlukan dalam kehidupan, baik itu dalam dunia masyarakat, dunia sekolah, maupun dunia kerja. Tanpa adanya organisasi, kehidupan akan terasa hampa seperti halnya kursi yang berkaki tiga, maka itu tidak mampu berfungsi dengan baik. Dengan mengikuti organisasi kehidupan kita akan sedikit berwarna dan paling tidak mempunyai banyak pengalaman dan yang paling utama  pastinya akan memperbanyak teman. Dan masih banyak lagi manfaat dari sebuah organisasi.

4.2 Saran
        Seperti yang kita ketahui organisasai memiliki definisi, ciri – ciri, manfaat dan lain sebagainya yang telah disebutkan diatas, maka untuk dapat meningkatkan atau menambah ilmu dan pengalaman hendaknya seseorang mengikuti suatu organisasi sejak dini. Apalagi kita sebagai mahasiswa sedikit banyaknya harus pernah mengikuti sebuah organisasi. Jadi unutk yang belum pernah sama sekali mengikuti organisasi segeralah mengikuti organisasi yang berada dilingkungannya. Setidaknya itu dapat menambah pengalaman untuk nanti ketika memasuki dunia kerja.
Daftar Pustaka
James A.F . Stoner. 1996.MANAJEMEN JILID 2. PT Prehallindo: Jakarta.
Stephen P. Robbins.2003. Perilaku Organisasi.PT Indeks kelompok Gramedia:Jakarata.
Rachman, Abdul Thalib. ”Pengembangan Organisasi”. Blog Organisasi.http://organisasiatr.wordpress.com/. Diakses pada 11 Juni 2012.
Dian. “Peran Penting Organisasi dan Metode Dalam Perusahaan”. Blog Organisasi. http://ncildian.blogspot.com/2009/10/peran-penting-organisasi-dan-metode.html. Diakses pada 11 Juni 2012.
Suryantoro, Darwis. “Definisi dan Manfaat Organisasi”. Blog Organisasi. http://suryantara.wordpress.com/2007/12/08/definisi-dan-manfaat-organisasi/. Diakses pada 13 Juni 2012.











[1] Steohen P. Robbins, Perilaku Organisasi (Jakarta: PT Indeks kelompok Gramedia, 2003), hlm.4.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar