BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Manusia
adalah makhluk ciptaan Tuhan yang dapat dikatakan sempurna. Tapi dalam berbagai
konteks kesempurnaan tersebut tidak akan tercapai jika manusia tersebut hidup sendiri. Untuk
itu manusia sekain disebut sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan dengan
makhluk lain (hewan dan tumbuhan) manusia juga disebut sebagai makhluk sosial.
Karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan satu sama lain.
Untuk itu dalam suatu kehidupan bermasyarakat ini ada yang
disebut dengan organisasi. Organisasi merupakan entitas – entitas yang
memungkinkan manusia atau masyarakat untuk mencapai hasil tertentu, yang tidak
mungkin dilaksanakan oleh individu – individu yang bertindak secara sendiri.
Sangat begitu erat
hubungannya antara masyarakat dengan pengembangan jiwa organisasi. Karena
organisasi sebagai alat dalam arti abstrak untuk merealisir, apa yang menjadi
keputusan strategik yang ditetapkan,
maka mau tidak mau harus mengikuti atas
perubahan lingkungan yang digerakkan oleh kekuatan kepemimpinan untuk hidup dan
bertahan. Oleh karena itu organisasi sebagai alat dimanisfestasikan yerutama
dalam hubungan dua faktor yang disebut dengan fleksibilitas disatu sisi dan
disisi lain adalah dapat tidaknya dikontrol.
Hal itu laksana perbedaan antara seorang bayi dan orang yang
lebih tua. Bayi itu sangat fleksibel dan dapat dimasukkan jari kaki kedalam
mulutnya, namun gerakkan dan perilakunya agak sulit dikontrol. Dengan
meningkatnya usia kita akhirnya seseorang yang lebih tua juga akan sifatnya
yang dapat dikontrol.
Jika dilihat dari pengertian dan urain dari organisasi tersebut
sangatlah kuat hubungan antara manusia / masyarakat sebagai makhluk sosial
dengan suatu organisasi. Maka itu organisasi merupakan hal yang penting dan dan
sangat diperlukan dalam kehidupan ini, baik dalam kehidupan bermsyarakat maupun
bernegara. Sebuah organisasi pun sangat dibutuhkan diberbagai bidang, contohnya
dalam sebuah perusahaan perlu disusun sebuah organisasi yang baik dan benar
untuk kelangsungan perusahaan tersebut.
Sebenarnya jiwa organisasi harus terus – menerus dikembangkan,
baik dalam kehidupan formal maupun nonformal. Dan tanpa kita sadari sebuah jiwa
organisasi telah kita pelajari sejak duduk dibangku sekolah dasar, karena untuk
mengelola kelas dengan baik dibutuhkan sebuah organisasi yang baik pula. Jadi
sudah begitu jelas sebuah organisasi sangatlah penting untuk dipelajari dan
dikembangkan, antara lain untuk kelangsungan hidup kita sendiri.
Untuk itu dalam makalah ini akan dijelaskan tentang pengertian
organisasi, ciri-ciri organisasi, macam- macam organisasi, teori tentang
organisasi, dan pengetahuan lainnya tentang organisasi. Supaya pembaca
mengetahui lebih jauh tentang organisasi.
1.2 Rumusan Masalah
Dari
latar belakang masalah, penyusun ingin memahami lebih jauh mengenai judul yang
telah diambil melalui rumusan – rumusan berikut :
1) Kenapa
organisasi disebut sebagai suatu hal yang penting da perlu dipelajarindalam
kehidupan ?
2) Bangaimana
hubungan antara organisasi dengan kehidupan masyarakat ?
3) Apa
pengaruh organisasi terhadap kehidupan ?
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan dibuatnya
makalah ini adalah :
1) Untuk
mengetahui seberapa penting organisasi dalam kehidupan.
2) Untuk
mengetahui hubungan antara organisasi dan masyarakat.
3) Untuk
mengetahui pengaruh organisasi terhadap kehidupan.
BAB II
LANDASAN TEORITIS
2.1
Pengertian Organisasi
Sebelum membahas lebih jauh tentang
oragnisasi sebaiknya kita mengetahui apa iyu organisasi. Organisasi adalah sekelompok
orang yang memiliki satu tujuan yang sama, saling menggerakkan dan memiliki
sarana untuk mencapai tujuan tersebut dengan adanya suatu koordinasi, dari
sejumlah sub sistem yang saling berhubungan dan saling tergantung, bekerja sama
atas dasar pembagian kerja, peran, wewenang, tanggung jawab serta memiliki
tujuan yang ingin dicapai.
Terdapat
teori dan perspektif mengenai organisasi. Ada yang cocok satu sama lain, dan da
juga yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah
dimana orang – orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan,sistematis,
terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber
daya (uang, material, mesin metode, lingkungan), sarana – prasarana, data, dan
lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan
organisasi. Para ahli juga berpendapat tantang pengertian organisasi, antara
lain, James A.F Stoner (1996 : 6) , Organisasi adalah suatu pola hubungan yang
saling terjalin secara simultan yang menjadi jalan bagi orang, dengan
pengarahan dari manajer untuk mencapai sasaran bersama. Organisasi adalah suatu
unit sosial yang dikoordinasikan secara sengaja, terdiri dari dua orang tau
lebih yang berfungsi pada suatu basis yang relatif bersinambung untuk mancapai
tujuan atau serangkaian tujuan[1].
Sebuah
organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti
penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi
kelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik
adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya,
karena memberikan kontribusi seperti : pengambilan sumber daya manusia dalam
masyarakat sebagai anggota – anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang
– orang yang ada didalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang
terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti kenaggotaan seumur hidup.
Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapati perubahan yang konstan didalam
keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang – orang
dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Pengertian
organisasi diatasterkandung beberapa maksud didalamnya, yaitu :
a) Organisasi
merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat – tepatnya,
b) Organisasi
penting bagi kegiatan manajemen,
c) Organisasi
dapat memanfaatkan sumber – sumber dan waktu yang tersedia,
d) Organisasi
berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.
Istilah
organisasi dapat diartikan sebagai :
1) Wadah,
yaitu sekelompok manusia untuk saling bekeja sama.
2) Proses,
yaitu pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien.
2.2
Ciri – cciri Organisasi
Ada
beberapa ciri – ciri dari organisasi, antara lain :
·
Terdapat komponen (atasan dan bawahan)
·
Ada kerja sama
·
Ada tujuan
·
Ada sasaran
·
Ada keterikatan format dan tata tertib
yang harus ditaati
·
Ada pendelegasian wewenang dan
koordinasi tugas – tugas
Karena
itu organisasi dapat dikatakan sebagai sekumpulan orang – orang yang disusun
dalam kelompok – kelompok, yang bekerjasam untuk mencapai tujuan bersama.
2.3
Teori Organisasi
Teori organisasi klasik (teori tradisional) berisi konsep –
konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan
oleh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas – tugasnya
terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku
tidak mengandung kreativitas.
a) Teori
Birokrasi
Teori
ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit
of capitalism”. Kata birokrasi mula – mula berasal dari kata legal – rasional.
Organisasi itu legal, karena wewnangya berasal dari seperangkat aturan prosedur
dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam
hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
b) Teori
Administrasi
Teori
ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall
Urwick dari Eropa serta Mooney Dan Reily dari Amerika.
Henry Fayol pada tahun
1841 – 1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar
perkembangan teori administrasi, yaitu :
1) Pembagian
kerja
2) Wewenang
dan tanggung jawab
3) Disiplin
4) Kesatuan
perintah
5) Kesatuan
pengarahan
6) Mendahulukan
kepentingan umum daripada pribadi
7) Balas
jasa
8) Sentralisasi
9) Rantai
skalar
10) Aturan
11) Keadilan
12) Kelanggengan
personalia
13) Inisiatif
14) Semangat
korps
2.4 Macam
– macam Organisasi
1) Organisasi
Niaga
Organisasi niaga merupakan organisasi yang tujuan
utamanya untuk mendapatkan dan mencari keuntungan sebanyak – banyaknya. Organisasi
niaga dapat dapat dibagi kedalam beberapa bentuk, diantaranya sebagai berikut :
Ø Perseroan
Terbatas (PT)
Perseroan
terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki
oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab hanya berlaku pada perusahaan
tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada didalamnya. Didalam
PT, pemilik modal harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain
diluar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT dibutuhkan sejumlah
modal minimal dalam jumlah tertentu.
Ø Perseroan
Komanditer (CV)
Perseroan
komanditer adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki
oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat
keterllibatan yang berbeda – beda diantara anggotanya. Satu pihak dalam CV
mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya
hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika bisnis
krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan CV disebut sekutu aktif, dan
yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.
Ø Firma
(FA)
Firma
adalah suatu bentuk perusahaan bisnis yang terdiri dari dari dua orang atau
lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas
pada setiap pemiliknya.
Ø Koperasi
Koperasi
merupakan singkatan dari ko/co dan operasi/ operation. Koperasi adalah suatu
kumpulan orang – orang untuk bekerja sama demi kesejahtraan bersama.
Berdasarkan undang – undang nomor 12 tahun 1967, koperasi indonesia adalah organisasi
ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang – orang, badan –
badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama
berdasarkan atas asas – asas kekeluargaan.
2) Organisasi
sosial
Organisasi
sosial merupakan organisasi yang terbentuk atas dasar kepentingan yang timbul
didalam masyarakat luas. Hal ini dapat terjadi akibat sebuah kebutuhan yang
harus dipenuhi dengan car bersama – sama diabnagun atas landasan visi yang
jelas. Organisasi sosial dapat terbentuk oleh beberapa jalur diantaranya adalah
jalur keagamaan, jalur profesi, jalur kepemudaan, jalur kemahasiswaan, serta
jalur kepartaian dan kekaryaan.
3) Organisasi
Regional dan Internasional
Organisasi
regional dan internasional merupakan organisasi yang dilihat dari aspek wilayah
organisasi tersebut terbentuk oleh anggota – anggotanya. Organisasi regional
adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
Misalkan sebagai contohnya adalah ASEAN. Sedangkan organisasi internasional
adalah organisasi yang anggotany –anggotanya meliputi negara di dunia. Misalkan
Persatuan Bangsa – Bangsa (PBB).
2.5
Tipe / Bentuk Organisasi
·
Bentuk Organisasi Staff
Bentuk
organisasi staff merupakan bentuk organisasi dimana anggotanya yang memiliki
hak untuk memberikan bahan – bahan pertimbangan atas nasehat kepada
pemimpinnya. Anggota staff tidak memiliki bawahan pada jalur lini.
·
Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk
organisasi fungsional adalah bentuk organisasi dimana kekuasaan dilimpahkan
melalui para ahlli dalam suatu fungsi, sepanjang fungsi tersebut merupakan
bidang keahlian tenaga ahli tersebut.
·
Bentuk Organisasi Lini
Bentuk
organisasi lini merupakan bentuk organisasi yang organisasi kekuasaan mengalir
dari puncak pimpinan organisasi dilangsungkan lurus dengan para pejabat yang
memimpin kesatuan – kesatuan dalam organisasi tersebut.
2.6
Struktur / Skema Organisasi
Struktur
organisasi adalah suatu kerangka kerja yang dipikirkan oleh atasan untuk
membagi – bagi dan mengkoordinasikan aktivitas anggota suatu organidsasi.
Karena strategi dan lingkungan sekitr berbeda dari suatu organisasi ke
organisasi lain. Struktur sebuah organisasi terbentuk berdasarkan komponen –
komponen yang terdapat didalamnya. Sebagai contoh sebuah organisasi yang
terdapat di dalam sekolah misalkan. Struktur organisasi di dalam sekolah
tersebut akan terbentuk dari atas sebagai pemimpin tertingi yaitu Kepala
Sekolah hinga sampai staff – staff yang ada dipaling bawah pada setiap
departmen yang membentuk sebuah visi dari organisasi sekolah tadi. Sehingga
demikian struktur / skema organisasi akan memiliki bagan yang berbeda – beda
sesuai komponen yang membentuk organisasi tersebut dan sangat dipengaruhi oleh
visi dan membentuk organisasi tersebut.
2.7
Keefektifan Organisasi
Tidak
ada satu definisipun yang dapat merumuskan untuk mengungkapkan yang dimaksud
dengan keefektifan organisasi. Oleh karena itu dalam teori organisasi
memberikan jawaban lain terhadap pertanyaan “apa yang membuat organisasi
efektif ?” jawabannya adalah struktur organisasi yang tepat dimana didalamnya
termasuk bahwa cara kita menempatkan orang serta pekerjaanya dan menetapkan
peran serta hubungan mereka.
Bertolak
dari pikiran diatas, maka keefektifan organisasi akan didukung oleh kekuatan
kebiasaan pikiran yang terkait dengan 1) organisasi digerakkan oleh manusia
dalam melaksanakan pekerjaan sejalan dengan sasaran dan rencana ; 2) Bentuk
mengikuti fungsi ; 3) Keputusan dibuat dekat sumber informasi ; 4) Sistem
penghargaan ; 5) Komunikasi vertikal dan horizontal ; 6) Menghindari konflik
individu dan atau kelompok ; 7) Membangun organisasi sistem terbuka ; 8)
Organisasi berinteraksi dengan lingkungan ; 9) Ada nilai kebersamaan yang
didukung strategi manajemen ; 10) kekuatan dalam umpan balik untuk individu dan
kelompok sehingga mampu mendorong belajar.
2.8
Pendekatan dalam Organisasi
Keyakinan
bahwa keefektifan organisasi tidak dapat dirumuskan karena ada perbedaan
pandangan. Oleh karena itu, makan pemahamannya melalui suatu pendekatan yang
sering diungkapkan dengan apa yang disebut :
1) Pendekatan
pencapaian tujuan,menyatakan tujuan bahwa keefektifan sebuah organisasi harus
dinilai dengan pencapaian tujuan ketimbang caranya.
2) Pendekatan
sistim, bahwa organisasi terdiri dari sub bagian yang saling berhubungan. Oleh
karena itu dinilai berdasarkan kemampuannya untuk dan mempertahankan stabilitas
dan keseimbangan.
3) Pendekatan
stakeholders, dikatakan efektif apabila dapat memenuhi bagi pemilik adalah laba
atau investasi, pertumbuhan penghasilan, pegawai adalah kompensasi, tunjangan
tambahan, kepuasan dalam kondisi kerja. Pelanggan adalah kepuasan terhadap
harga, kualitas, pelayanan. Kreditur adalah kemampuan untuk membayar hutang.
4) Pendekatan
nilai – nilai bersaing, bertitik tolak denagn asumsi terdapat apa yang disebut
dengan fleksibilitas (mampu menyesuaikan diri dengan perubahan) ; perolehan
sumber (mampu meningkatkan dukungan dari luar dan memperluas jumlah tenaga
kerja) ; perencanaan (tujuan jelas dan dipahami dengan benar) ; produktifitas
(volume keluaran tinggi, rasio keluaran terhadap masukan tinggi) ; ketersediaan
informasi (saluran komunikasi membantu pemberian informasi kepada orang
mengenai hal – hal yang mempengaruhi pekerjaan mereka) ; stabilitas (perasaan
tentram, kontinuitas, kegiatan berfungdi secara lancar) ; tempat kerja yang
kondusif (pegawai mempercayai, menghormati serta bekerja sama dengan yang lain)
; tenaga kerja terampil ( pegawai memperoleh pelatihan, mempunyai keterampilan
dan berkapasitas untuk melaksanakan pekerjaanya dengan baik).
2.9 Manfaat Organisasi
Organisasi merupakan sebuah wadah
yang sangat penting dan bermanfaat bagikehidupan kita. Berikut ini beberapa
manfaat organisasi menurut pendapat saya :
1) Melatih jiwa kepemimpinan
Dalam
berorganisasi, kita dituntut untuk memimpin diri sendiri bahkan memimpin orang
lain. Organisasi merupakan sebuah wadah yang terdiri dari banyak orang yang
mempunyai sifat dan karakter berbeda – beda. Tentunya hal tersebut masalh besar
jika kita tidak mempunyai jiwa kepemimpinn yang adil untuk memimpin organisasi
tersebut.
2) Memperbanyak teman
Organisasi
terdiri dari sekumpulan orang yang saling berinteraksi satu sama lain.
Interaksi yang baik antara pelaku organisasi berdampak positif dalam suatu
organisasi, semakim banyak pula teman yang kita dapat.
3) Menambah pengalaman
Saat
berorganisasi, banyak sekali hal yang kita lakukan. Baik itu kegoatan sosial
maupun kegiatan lain yang tentunya membawa pengaruh baik untuk kita. Pengalaman
– pengalaman tersebut tentunya menjadi salah satu hal terpenting mengapa kita
perlu berorganisasi. Semakin banyak pengalaman yan kita miliki, semakin besar
pula peluang suksesnya hidup kita dikemudian hari.
4) Mendapatkan uang / materi
Di
indonesia, ada beberapa tipe organisasi, yaitu organisasi yang bersifat sosial
dan organisasi yang bersifat mengambil keuntungan atau materi (uang, barang dan
sebagainya). Ini adalah sisi positif tentang otganisasi dalam diri kita sambil
mendapatkan balasan uang atau materi.
5) Organisasi sebagai penuntun
pencapaian tujuan
Pencapaian
tujuan akan lebih efektif dengan adanya organisasi.
6) Organisasi dapat mengubah kehidupan
masyarakat
Contoh
dari manfaat ini ialah, jika organisasi bergerak dibidang kesehatan dapat
membentuk masyakat menjadi dan memiliki pola hidup sehat. Organisasi
kepramukaan, akan menciptakan generasi mudah yang tangguh dan satria.
7) Organisasi menawarkan karier
Karier
berhubungan dengan pengtahuan dan keterampilan. Jika kita menginginkan karier
untuk kemajuan hidup, berorganisasi dapat menjadi solusi.
8) Organisasi sebagai cagar ilmu
pengetahuan
Organisasi
selalu berkembang seiring dengan munculnya fenomena – fenimena organisasi
tertentu. Peran penelitian dan pengembangan sangat dibutuhkan sebaai
dokumentasi yang nanti akan mengukir sejarah ilmu pengetahuan.
9) Menambah keterampilan dan mengasah
keterampilan
Menambah
keterampilan berarti jika kita memiliki keterampilan lain (misalnya membbuat
kue lapis), kemudian dengan mengikuti organisasi itu, bisa membuat ayam bakar
dengan belajar dari orang yang mahir dalam membuat ayam bakar dalam suatu
organisasi tersebut. Mengasah keterampilan berarti jika memiliki keterampilan
membuta kue lapis tap belum begitu sempurna, kemudian dengan mengikuti organisasi itu bisa menyempurnakan
kue lapis yag awalnya belum sempurna.
10) Mendapatkan bekal untuk menikah
Menikah
tidak hanya pandai memiliki uang banyak atau harta. Tapi juga perlu adanya
kebijaksanaan dalam mengambil keputusan yang sulit ketika ada masalah dalam
keluarga. Jka tidak adil dan bijaksana, kemungkinan besar ada ppihak anggota
yang merasa tidak adil dan merasa iri tentang suatu keputusan dari masalah itu.
Untuk itu, perlu adanya penyelesaian yang baik. Dengan mengikuti organisasi,
beberapa hal bisa didapatkan, misalnya ketika menyelesaikan masalah yang sangat
mendesak dan harus segera diputuskan, karena dahulu pernah mengalami peristiwa
yang hampir sama, maka dengan mudah msalah itu bisa diselesaikan.
Dengan
demikian beberapa keuntungan dan manfaat mengikuti organisasi. Semoga bisa
membuat teman – teman atau pembaca tetap bersemangat untuk tetap mengikuti
organisasi dan mengebangkan organisasi untuk bisa bermanfaat kepada orang lain.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Peran Penting Organisasi dalam
Kehidupan
Dalam
berorganisasi kita akan terasah dan terlatih dalam suatu kebersamaan dengan
orang lain, baik suka maupun duka. Disuatu organisasi itulah tercampur secar
ilmiah berbagai perilaku dan sifat masing – masing anggota. Ada yang egois,
namun ada juga yang sosial. Ada yang pendiam, tapi ada pula yang cerewetnya
minta ampun. Dan dalam kebersamaan diorganisasi itulah, akan terbentuk secara
alami manusia yang sempurna dalam arti psikolpgis. Yakni, manusia yang mampu
kapan saatnya menempatkan posisi dirinyya sebagai individu dan kapan pula dia
harus lebih mementingkan kepentingan organisasi demi kepentingan bersama pula.
Secara
tidak sadar, banyak orang yang mengesampingkan organisasi. Padahal dengan
mengikuti organisasi, banyak hal yang bisa didapatkan dari organisasi. Meskipun
pada saat mengikuti organisasi orang tersebut sering bersusah payah dan
terkuras waktunya untuk organisasi.
Orang
yang suka berorganisasi biasanya jarang memanfaatkan waktunya untuk bersantai
dan melakukan hal yang tidak berguna. Karena daripada dia hanya berdiam diri
dan melakukan hal yang kurang berguna, dia memilih untuk berbuat sesuatu yang
bisa berguna bagi orang lain. Entah itu dengan mencari informasi tentang apapun
yang bisa digunakan untuk mengembangkan organisasinya.
Banyak
juga yang beranggapan bahwa organisasi itu membuat orang capek, membuang waktu
saja, melakukan hal yang sia – sia, dan tidak bermanfaat. Persepsi itu adalah
persepsi yang tidak benar. Karena dengan mengikuti organisasi berarti sama juga
dengan belajar.
Jadi,
jika belum pernah mengikuti organisasi sama sekali, lebih baik segera mengikuti
organisasi dengan tujuan pertama adalah belajar. Meski bebrapa orang memilliki
keinginan yang berbeda dalam masuk organisasi. Entah itu karena ingin
memperoleh jabatan, untuk mencari pacar atau calon pendamping hidup atau hanya
untuk iseng – iseng semata.
Ø Peran penting organisasi terhadap
mahasiswa
Mahasiswa atau mahasiswi merupakan
sebutan seseorang ketika dia menginjak bangku kuliah. Mahasiswa tidak lepas
dari kampus, kost, kuliah dan organisasi.
-
Kuliah adalah tempat mahasiswa menuntut ilmu sesuai dengan jurusannya.
-
Kost adalah tempat hidup sementara bagi mahasiswa yang kuliah di luar
daerah.
-
Kuliah adalah kegiatan belajar bersama dosen di kampus.
-
Organisasi adalah perkumpulan dari beberapa mahasiswa yang memiliki visi
dan misi tertentu.
Apa jadinya apabila seorang
mahasiswa mengikuti organsasi, pakah nilai – nilai kuliahnya terabaikan ? atau
malah menjadi motivasi untuk meningkatkan nilai – nilai kuliahnya ? semua itu
sebenarnya tergantung darmahasiswa yang menjalaninya sendiri. Berikut adalah
beberapa peran penting organisasi untuk kita sebagai mahasiswa, yaitu :
1) Banyak teman yang bisa membantu kita
baik dalam kehidupan pribadi maupun tentang masalah di kampus.
2) Belajar menjadi seorang pemimpin.
Dalam organisasi baik dalam posisi apapun kita bisa mengambil pelajaran tentang
kepemimpinan yang dapat digunakan dalam bekerja (soft skill).
3) Banyak acara yang bisa diikuti. BEM
/ UKM / HM / lainya pasti akan mengadakan banyak acara yang berkaitan dengan
kampus, berupa seminar, pelatihan, lomba dan yang lainnya. Kita bisa mengikuti
acara tersebut dengan gratis walaupun panitia. Dan pasti akan banyak undangan
dari organisasi lain atau bahkan Universitas lain untuk mengahadiri acara
tertentu.
4) Sering makan – makan dan kumpul
bersama teman – teman. Yang satu ini tidak perlu ditanyakan lagi setiap ada acra
pasti akan ada pembubaran panitia.
5) Bisa nongkrong di sekret atau
lembaga kektika pangegantian waktu kuliah.
3.2
Unsur – unsur Organisasi
Organisasi memiliki unsur – unsur,
diantaranya :
-
Proses kegiatan organisasi yang dilakukan oleh semua orang untuk mencapai
tujuan (administrasi). Didalam administrsi inilah adanya proses khusus yang
disebut dengan manajemen.
-
Personil atau anggota yang menggabungkan diri kedalam ikatan formal.
-
Visi, yaitu pandangan atau citra para anggota mengenai keadaan
organisasinya dimasa depan dan tujuan, yaitu apa yang mau dicapainya yang
sesuai dengan visinya tadi
-
Misi, atau tugas besar yang harus diemban oleh organisasi dan tugas atau
fungsi yang dibagikankepada anggota untuk dilaksanakan.
-
Wewenang, yang merupakan legitimasi hak bertindak tiap orang dalam
melaksanaan tugas.
-
Struktur, yang menunjukan kedudukan tiap orang didalam kelompoknya.
-
Hubungan, yang menjadi dasar antara anggota.
-
Formalitas, aturan tertulis yang mengatur semua unsur agar menjadi resmi,
sehingga organisasi menjadi formal.
-
Sumber eneergi, yang mendukkung gerak kelompok atau organisasi, sehingga
organisasi selalu dinamis. Tak ada organnisasi yang statis, kecuali bagan
strukturnya yang ditempel di dinding kantor.
Unsur – unsur tersebut saling
mempengaruhi untuk memenuhi tujuan secara efisien.
3.3
hubungan antara organisasi dan
masyarakat
Terdapat 2
teori motivasi mengenai perilaku masyarakat, yaitu teori x dan teori y. Teori X
mengatakan bahwa manusia tidak menyukai kerja, malas, tidak menyukai tanggung
jawab, dan harus dipaksa agar berprestasi. Teori Y mengatakan bahwan manusia
menyukai kerja, kreatif, berusaha bertanggung jawab, dan dapat menjalankan
pengarahan diri. (Douglas Mc Gregor, 2003 : 210)
Dari 2 teori diatas dapat
disimpulkan bahwa untuk mengarahkan suatu individu tidaklah dapat bertindak
sendiri, melainkan dibutuhkan sebuah organisasi yang baik supaya individu
tersebut dapat termotivasi.
Dari uraian tersebut dapat diambil
pendapat bahwa untuk mengubah suatu individu tidak hanya dari dalam diri pribadinya,
melainkan bisa dimulai dari sebuah paksaan atau motivasi. Jadi dalam hubungan
antara organisasi dan masyarakat ada yang disebut dengan motivasi. Motivasi
adalah karakteristik psikologi manusia yang memberi kontribusi pada tingkat
komitmen seseorang. Motivasi bisa muncul jika seseorang berkumpul dengan orang
– orang yang menurutnya sukses atau dalam organisasi bisa disebut dengan
atasannya.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Simpulan
Organisasi
adalah sekelompok orang yag memiliki satu tujuan yang sama, saling menggerakkan
dan memiliki sarana untuk mencapai tujuan tersebut dengan adanya suatu
koordinasi, dari sejumlah sub sistem yang saling berhubungan dan saling
tergantung, bekerja sama atas dasar pembagian kerja, peran ,wewenang, tanggung
jawab serta memiliki tujuan yang ingin dicapai. Berdasarkan uraian – uraian
diatas dapat disimpulkan bahwa organisasi sangat diperlukan dalam kehidupan,
baik itu dalam dunia masyarakat, dunia sekolah, maupun dunia kerja. Tanpa
adanya organisasi, kehidupan akan terasa hampa seperti halnya kursi yang berkaki
tiga, maka itu tidak mampu berfungsi dengan baik. Dengan mengikuti organisasi
kehidupan kita akan sedikit berwarna dan paling tidak mempunyai banyak
pengalaman dan yang paling utama
pastinya akan memperbanyak teman. Dan masih banyak lagi manfaat dari sebuah
organisasi.
4.2 Saran
Seperti yang kita ketahui
organisasai memiliki definisi, ciri – ciri, manfaat dan lain sebagainya yang
telah disebutkan diatas, maka untuk dapat meningkatkan atau menambah ilmu dan
pengalaman hendaknya seseorang mengikuti suatu organisasi sejak dini. Apalagi
kita sebagai mahasiswa sedikit banyaknya harus pernah mengikuti sebuah
organisasi. Jadi unutk yang belum pernah sama sekali mengikuti organisasi
segeralah mengikuti organisasi yang berada dilingkungannya. Setidaknya itu dapat
menambah pengalaman untuk nanti ketika memasuki dunia kerja.
Daftar
Pustaka
James A.F . Stoner. 1996.MANAJEMEN JILID 2. PT Prehallindo:
Jakarta.
Stephen P. Robbins.2003. Perilaku Organisasi.PT Indeks kelompok
Gramedia:Jakarata.
Rachman, Abdul Thalib. ”Pengembangan
Organisasi”. Blog Organisasi.http://organisasiatr.wordpress.com/.
Diakses pada 11 Juni 2012.
Dian. “Peran Penting Organisasi dan
Metode Dalam Perusahaan”. Blog Organisasi. http://ncildian.blogspot.com/2009/10/peran-penting-organisasi-dan-metode.html.
Diakses pada 11 Juni 2012.
Suryantoro,
Darwis. “Definisi dan Manfaat Organisasi”. Blog Organisasi. http://suryantara.wordpress.com/2007/12/08/definisi-dan-manfaat-organisasi/.
Diakses pada 13 Juni 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar